Pendidikan Islami Sejak Taman Kanak-kanak

Kayaknya berat banget tuh ngejalaninya? Eits, bentar dulu sob. Mungkin dipikiran sobat sekalian pembinaan islam itu rumit, ribet, atau bahkan ruet. Gimana bisa diterapkan di Taman Kanak-kanak (TK)? Kan di TK tuh kerjaannya cuma lari-lari, lompat-lompat, main pelosotan, pokoknya yang berhubungan dengan kata-kata “main”lah. So, Apa mungkin judul di atas bisa terealisasikan?

Jawabannya, sangat mungkin. Waduh, yakin bener nih penulis? So pasti.. Soalnya nih, yang namanya pendidikan islami tuh gak mesti ngapal hadist, paham al-qur’an, trus bisa ceramah. Emang sih itu termasuk pendidikan islami, tapi itu kan buat tingkatan advance atau mahir *bukan berarti anak TK gak mungkin dikatakan mahir loh ya. Pada umumnya kan kalo buat anak TK ya belum ke tingkatan itu. Trus pendidikan islami yang gimana donk yang kamu maksud? Gak sabaran amat yak, ntar deh aku kasih tau. Sekarang simak dulu pengertian pendidikan islami.

Pendidikan islam itu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid dengan cara begitu rupa sehingga dalam sikap hidup, tindakan, keputusan, dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan dipengaruhi sekali oleh nilai spritual dan sangat sadar akan nilai etis Islam. Itu tuh menurut Syed Sajjad Husain dan Syed Ali Ashraf.

Bahasa gampangnya nih, pendidikan islam tu ngebuat murid-murid ngejalani segala sesuatu dengan pertimbangan nilai-nilai islami. Sesederhana ini kah? Betul sob! Dah agak ketemu kan jawabannya?

Nah permasalahan baru timbul lagi nih. Trus gimana dong supaya murid-murid tuh bisa menerapkan nilai-nilai islami? Excellent! Nice question!*sekali-sekali pake bahasa bule. Pernah dengar peribahasa ini gak? “Belajar diwaktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar diwaktu besar bagai mengukir di atas air.” Konsepnya ada di arti dari peribahasa barusan sob. Supaya murid-murid bisa nerapin nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-harinya, kudu dibiasain pas kecil. Kapan tuh? Yah masih nanya lagi.. Pas TK? 100 buat kamu!

Kalo boleh berbagi pengalaman TK nih*gini-gini penulis juga pernah ngerasain TK loh.., Aku tuh inget banget pas bu guru ngajarin tentang pepatah arab, annazho fatu minal iman. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Jadi bu guru ku ngejelasin kalo kita menjaga kebersihan mulai dari lingkungan sampai diri kita sendiri, insyaAllah iman kita terjaga terus. Nah kalo iman dah terjaga berarti Allah azza wa jalla makin sayang ama kita. Trus kalo Allah dah sayang ama kita, doa-doa kita dikabulin deh..

Setelah dengar penjelasan bu guru, kami semua gak pernah buang sampah sembarangan lagi. Trus semuanya juga pada rajin mandi, cuci kaki, dan gosok gigi *dengan harapan semua doa-doa kita di kabulin Allah azza wa jalla. Dan Alhamdulillah udah 16 tahun, kebiasaan itu masih terus berlanjut hingga sekarang. Wah, efeknya cukup luas ya. Padahal cuma satu kalimat loh.

Itu dari segi tingkah laku. Gimana kalo dari segi hapalan? Nah yang ini gak diragukan lagi keampuhannya. Waktu itu aku dan teman-teman ku disuruh menghapal surat al-kautsar. Gak butuh waktu satu jam, kami semua sudah menghapal tuh surat dengan lancar. Yah walaupun masih berserakan makhraj dan panjang pendeknya. Tapi dengan waktu tepat 1 jam, kami sudah bisa memperbaiki secara keseluruhan. Luar biasa bukan? Gimana tuh kalo disuruh ngapalin al-baqoroh? Mungkin cuma sehari kali ya.

Itulah kelebihan pembelajaran di waktu kecil khususnya TK. Sifat anak kecil itu selalu ingin tahu, cepat menangkap, mudah percaya sama hal-hal baru, trus yang paling penting mau melakukan kalo ada imbalan. Sifat-sifat inilah yang dimanfaatin para guru TK untuk membiasakan murid melakukan sesuatu yang akan berimplikasi ketika dewasa.

Sekarang, coba deh kita pikir kalo kejadian di atas dilakukan sama anak kelas 3 SMP. Hasilnya pasti sangat berbeda. Yang tadinya bisa bertahan hingga belasan bahkan puluhan tahun, mungkin sekarang hanya mampu bertahan seminggu. Atau yang tadinya mampu menghapal hanya dalam waktu satu jam, mungkin sekarang membutuhkan waktu 3 jam. Mengapa ini bisa terjadi? Yah, ibarat komputer baru, proses loading, copying, pasting dan kegiatan lainnya akan berlangsung lebih cepat daripada komputer lama. Begitupun dengan manusia. Otak anak kecil masih sangat mudah dan cepat untuk dimasuki ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Gimana? Pertanyaannya dah pada terjawabkan? Tapi masih ada pertanyaan mendasar nih. Lalu apa untungnya sih menerapkan pendidikan islami sejak TK? Toh kita juga bukan negara yang menggunakan hukum islam kan?

Emang betul kita memang bukan negara yang menggunakan hukum islam. Tapi apa cuma negara yang berhukum islam aja yang mesti belajar pendidikan islami? Tentu jawabannya tidaaaaaaaaak*sengaja dibanyakin huruf ‘a’ nya supaya keliatan tegas.hehehe. Ingat sob, islam itu adalah agama yang membawa kebaikan dan kesejahteraan. Jadi semua hukum yang punya tujuan kebaikan, pasti sejalan dengan ajaran islam.

Sekarang kita bisa melihat acara-acara di televisi dipenuhi dengan berita-berita kriminal. Mulai dari korupsi, pencopetan, pemerkosaan, pembunuhan, bahkan penganiayaan sangat sering terjadi di negeri kita ini. Bahkan ironisnya banyak dari kita yang memandang itu merupakan hal yang lumrah. Na’udzu bila hi mindzalik.
Tak lain tak bukan, penyebabnya adalah kurangnya pendidikan islami di kalangan masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak? Sekarang sudah sangat sedikit orang tua yang memperhatikan pendidikan islam bagi anak-anaknya. Kalau dulu kita masih sering mendengar suara ribut anak-anak yang baru selesai ngaji, madrasah ataupun belajar di TPA (Taman pendidikan Al-qur’an). Namun sekarang suara-suara tersebut sudah terganti dengan suara televisi, maupun video game yang tampaknya sudah sangat melekat bagi anak-anak zaman sekarang. Ditambah pengawasan orang tua yang sangat minim yang membuat sang anak lebih bebas menerjunkan dirinya pada keburukan-keburukan yang sangat berdampak pada masa depan bangsa ini.

Lalu gimana nih penanggulangannya? Apa ini berkaitan dengan Taman Kanak-kanak tadi ya? Wah, 100 lagi buat kamu! Lengkapnya adalah ekspansi pendidikan islami khususnya sejak Taman Kanak-kanak. Sengaja saya memakai kata ekspansi atau perluasan. Gak hanya dari segi wilayah, tapi juga dari segi kualitas. Di jaman yang katanya modern ini, semuanya udah memakai teknologi canggih seperti komputer. Siapa bilang islam gak mengenal komputer? Bahkan Allah telah menerangkan cara penciptaan alam semesta yang baru-baru ini telah ditemukan penjelasan ilmiahnya sesuai dengan surat al-anbiya : 30,
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاء كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian kami pisahkan antara keduanya. dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Nah, cara penciptaan alam semesta aja Allah dah ngasi tau, masa sih buat komputer kita mesti nanya ke Allah lagi.

Satu yang harus kita ingat adalah islam mengajarkan kesederhanaan, keindahan dan kedamaian. Jika semua udah melekat di hati dan sanubari setiap insan, yakinlah bahwa kita semua akan termasuk hamba Allah yang beriman dan menjadi bangsa yang toleran.

Gak ada kata terlambat untuk suatu yang lebih baik. Jadi jangan pada ragu buat mulai menerapkan nilai-nilai islami di dalam diri kita. Pastikan di dalam diri kita terdapat kasih sayang dan cinta sesuai dengan firman Allah azza wa jalla dalam surat al-an’am ayat 54,
وَإِذَا جَاءكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ أَنَّهُ مَن عَمِلَ مِنكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِن بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, Kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sobat sekalian, jadi udah pada ngerti kan tentang pentingnya pendidikan islami sejak TK? Jadi jangan ragu untuk merekomendasikan adik sendiri, adik temen kita, keponakan, anak tetangga atau siapapun mereka yang masih imut-imut buat masuk sekolah yang bernuansa islam. Kalau bukan kita, siapa lagi?

*Tulisan ini saya dedikasikan untuk mengikuti lomba menulis ITB. Tapi kayaknya gak memenuhi persyaratan. Soalnya tulisan yang bergaya santai seperti ini diluar konteks. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi pembaca semua.

67 komentar:

  1. pendidikan agama memang harus dimulai sejak dini...termasuk Pra TK dan TK...
    sekarang ini memang banyak TK yang menerapkan itu..namaun metode pendidikan disesuaikan dengan usia anak itu sendiri...

    kita tau pengaruh besar adalah dari lingkungan, jadi kalau kita bisa memproteksi sejak dini dengan memberikan pendidikan agama sejak dini isya Allah anak nantinya bisa menjaga dirinya dari hal-hal yang negatif.
    salut untuk tulisannya...

    BalasHapus
  2. wow ternyata pertama aku...

    BalasHapus
  3. Good artikel....ane setuju gan bwt pendidikan agama sejak dini biar besar na punya pondasi agama yg kuat...met siang gan..link na dh ane pajang d blog ane gan

    BalasHapus
  4. bukannya emang harus sedari kecil semuanya dimulai..:)

    BalasHapus
  5. salam sahabat
    maaf buru buru ga koment postingan hanya konfirmasi kalo dah saya follow,kalo sedia follow balik ya thnxs n kabiuuuuurrrr

    BalasHapus
  6. @rizal
    Setuju gan.. makasih udah jadi pertamax... :D

    BalasHapus
  7. @ariefborneo
    mudah-mudahan bisa dipublikasikan ke teman-teman blogger yang lain yah..

    BalasHapus
  8. @TUKANG CoLoNG
    betul gan.. tapi masalahnya sekarang ini banyak orang tua yang lupa kalo pendidikan agama itu penting diterapkan di masa kanak-kanak.. anak-anak sekarang pada jago maen game online, tapi apa semua pada jago baca al-qur'an? itu masalah utamanya..

    BalasHapus
  9. @1433309795594966226.0
    okok.. kapan2 datang berkunjung lagi yah.. :D

    BalasHapus
  10. Saya percaya pendidikan anak usia dini yang berkonsepkan islam akan jauh lebih baik hasilnya ketimbang pendidikan yang menerapkan aturan sekuler. Mudah2an akan makin banyak lagi pendidikan yang berkonsepkan islam tumbuh dan berkembang di tengah2 kehidupan masyarakat Indonesia

    BalasHapus
  11. that's right sir! islamic education will make the fresh generation!

    BalasHapus
  12. waw
    setuju sih, pendidikan agama sejak dini. sip tuh.

    eh ya, salam kenal juga ya... ^^
    masih kuliah ya di stan? heheu.
    bae2 yak kuliahnya, salam buat pak budi yang ganteng :p

    BalasHapus
  13. @rosanakmami
    makasih.. :D

    iya mbak,, salam kenal juga.. saya masih kuliah...
    wah.. titip salamnya becanda kan? takut gak bisa nyampein amanah.. maaf mbak.. :D

    BalasHapus
  14. setuju sob, mungkin sebagai penyederhanaannya adaLah diseLa-seLa permainan, menyanyi, dan beberap materi yang ringan hendaknya disisipkan suatu pesan yang mengandung unsur moraLitas. karena tidak ada moraLitas yang tidak berLandaskan pada niLai-niLai agama.

    BalasHapus
  15. selamat malam :)
    wah setuju banget nih aku. nice banget, mudah mudahan postingan ini bermanfaat untuk kita semua :) oya salam kenal yaaa

    BalasHapus
  16. sangat setuju,,krn golden ratio,,usia emas anak2 itu ya umur2 balita,,bahkan seharusnya pendidikan islami di terapkan sejak anak itu dalam kandungan...anak adalah amanah buat kita,, dia juga bisa membuat kita berada di neraka atau di surga...jagalah baik2,,jdikan ivestasi berharga buat di akhirat kelak...

    BalasHapus
  17. @om_rame
    betul tuh om.. bisa diselipin makna-makna islami yang mendasar khususnya dikegiatan-kegiatan sederhana seperti itu.. :D

    BalasHapus
  18. @four dreams
    malam.. makasih atas dukungannya.. :D
    amin.. mudah2an bermanfaat bagi semua.. :D

    BalasHapus
  19. @8139416051669733512.0
    makasih sakura21 atas komentarnya.. bahkan sejak dalam kandungan ya? intinya peran orangtua sangat diharapkan..

    BalasHapus
  20. Mantap, keren. Posting mencerahkan. Salam

    BalasHapus
  21. verarti intiny lebih ke orang tua ya?

    BalasHapus
  22. saya bersyukur dulu di sekolahkan di TK islami.
    artikel yang menawan sobat :)

    BalasHapus
  23. kalau bagi nophie harus nya pendidikan islami di mulai sejak dlm kandungan. jadi ketika lahir sudah berbekal kebiasaan yang sdh diterapkan bunda sewaktu di dalam perut.

    BalasHapus
  24. hmmm..thanks informasinya..tentunya itu sgt bermanfaat sekali buat saya..memang sebenarnya msh banyak lagi ttg pembelajaran pendidikan islami untuk anak2..so moga bermanfaat ya artikelnya..

    BalasHapus
  25. hy hy saidi,,muupkhan br mmpir,biasa nenangin diri ke amerika (berasa luna ^^)
    duh pdhl tulisannya bgs gini lho,syg dibilang ga menuhin syrat @_@?
    Hmm..kl pendidikan islami c aq n ade2q udah dpt dr kciL,ikutan skolah madrasah gt ~_~
    moga pendidikan islami sjak kcil makin dikembangin,amiennn

    BalasHapus
  26. wah ane ga tk... tapi lumayan lah kalo soal kepinteran mah... kalo masalah pendidikan agama sedari dini... ane alhamdulillah sd udah bisa baca al qur'an.. . heheh

    BalasHapus
  27. jika pendidikan sejak dini dilakukan,pastilah akhlak mulia akan terbentuk.

    artikel ya mencerahkan sob

    BalasHapus
  28. Pendidikan Islami penting buat masa depan

    BalasHapus
  29. kunjungan diakhir pekan, sambiL menunggu informasi-infomasi berikutnya.

    BalasHapus
  30. @TUKANG CoLoNG
    That's right!

    BalasHapus
  31. @rizan
    alhamdulillah.. mudah2an nilai2nya bisa terus ada hingga sekarang yah..

    BalasHapus
  32. @nophie
    ada beberapa penentu akhalak seesorang.. pertama dari genetik, kedua psikologis, ketiga lingkungan, ke 4 agama.

    nah yang mbak nophie maksud itu yang dari genetik sepertinya.. terimakasih dah komen mbak nophie.. :D

    BalasHapus
  33. @kiki
    sama2 mbak kiki.. iya betul.. terutama melalui kebiasaan2 kecil anak.

    BalasHapus
  34. @Miss Rinda
    hhehe.. berarti baru diperiksa di kapolda dong miss..

    alhamdulillah kalo gitu.. mudah2an nilai2nya bisa diterapkan dan ditularkan sampai sekarang ya.. Amin..

    BalasHapus
  35. @Catatan Cahaya
    Terimakasih.. :D

    BalasHapus
  36. @ryan kurniawan
    alhamdulillah.. yang penting pendidikannya emang gan.. :D

    BalasHapus
  37. @angger
    insyaAllah.. dan jika akhlak mulia yang muncul maka ketentraman pun akan datang.. :D

    BalasHapus
  38. @FB
    betul sob.. karena islam itu universal.. :D

    BalasHapus
  39. @om_rame
    informasi akan segera datang om.. :D

    BalasHapus
  40. pendidkan islami emang penting . . :)

    BalasHapus
  41. set dah, smwa comment di reply kabeh., hahaha. .
    udah ane follow tuh... Thx ya...

    BalasHapus
  42. membiasakan bernuansa islami sejak kecil ya
    :)

    BalasHapus
  43. setuju.. pendidikan islami harus dari kecil. islami lebih dini lebih berarti dalam hati.. :)

    BalasHapus
  44. wah.. saya setuju tuh.. pendidikan agama harus dimulai darii diniii banget, biar melekat dikehidupannya..
    semoga makin banyak lagi tk/ pendidikan dasar lainnya yang menerapkan pola seperti ini yahh

    BalasHapus
  45. * @5899427955466788166.0
    * @saidialhady
    hadir lagi nih..:)

    BalasHapus
  46. terimaksih informasinya sahabat salam kenal

    BalasHapus
  47. nilai2 kebaikan ( agama ) memang seharusnya di tanamkan dari kecil, biar besok besarnya di harapkan bisa bertingkah laku yang benar :)

    BalasHapus
  48. @Akmal Fahrurizal
    betul gan.. bahkan sangat penting..

    BalasHapus
  49. @ryan kurniawan
    hha.. wajib tuh gan..

    ok2 makasih2.. sering2 tinggalin jejak di sini yah..

    BalasHapus
  50. betul juga, Gak ada kata terlambat untuk suatu yang lebih baik. Jadi jangan pada ragu buat mulai menerapkan nilai-nilai islami di dalam diri kita

    semuanya memang lebih bagus dimulai sejak dini

    BalasHapus
  51. @readhermind-dy
    betull.. ala bisa karena biasa..

    BalasHapus
  52. @Kirana
    islami sejak dini sangat berarti memang.. :D

    BalasHapus
  53. @retno andriani
    amin.. mudah2an akan semakun banyak kurikulum berbasis islami..

    BalasHapus
  54. @TUKANG CoLoNG
    makasih.. kalo mau reply cukup yang @kode itu aja gan.. terus tanpa tanda bintang.. jangan lupa tekan enter setelah @kode.. :D

    BalasHapus
  55. @Gallery indah
    terimakasih kembali sobat.. :D

    BalasHapus
  56. @richoyul
    mudah2an harapan kita bisa terkabul mas richoyul

    BalasHapus
  57. @Regi_Adi
    betul tuh.. islam mengatur tentang semua.. selagi kita masih ada kemauan, mka ilmu itupun akan mengajari kita..

    BalasHapus
  58. salam teman ^_^, proses pendidikan semenjak kecil memang mutlak dengan metode teladan dari sang dewasa..

    salam damai

    BalasHapus
  59. wah artikelnya keren, makasih ya udah share..
    penting buat kita, karena kitapun calon orang tua,,
    mari selamatkan anak-anak...

    BalasHapus
  60. benar sekali sobat, artikel yang sangat mencerahkan, kebetulan anak saya juga tahun ini masuk TK, dan sudah saya daftarin di TK islami.

    BalasHapus
  61. Pendidikan agama untk anak2 sejak dini sgat lh penting agar kelak mereka dewasa nanti akan ada tiang agama yg memadai bwt kepribadian mereka

    BalasHapus
  62. berkunjung pagi sobat,selamat beraktifitas....

    BalasHapus
  63. alhamdulillah, adikku masuk TK Islam...

    ..dan dari 3 anak dalam keluarga, dia yang paling 'bener' dibandingkan kakak-kakak nya,hehehe...

    BalasHapus
  64. @aryadevi
    salam juga.. setuju tuh.. metode keteladanan yang atraktif

    @Naila
    makasih mbak naila.. iya kita yang calon orang tua udah waktunya berpikir hal-hal kayak gini.. :D

    @orang kampung belajar ngeblog
    Alhamdulillah.. mudah2an menjadi anak yang berbakti kepada orangtua, bangsa dan agama tentunya.. :D

    @ariefborneo
    betul.. kalo tiang agama gak kuat bisa bahaya toh?

    @rizan
    makasih sobat atas kunjungannya..

    @Viita
    alhamdulillah.. wew.. kk nya jgan mau kalah dong sama adiknya..hhe

    BalasHapus
  65. hey your blog design is very nice, clean and fresh and with updated content, make people feel peace and I always enjoy browsing your site.

    - Mark

    BalasHapus

Silakan dikomentari ya. Klik subscribe by email untuk notifikasi balasan. Terimakasih.