Menyesal itu Baik

Pernahkah anda merasa sangat menyesal, lalu ada seseorang yang mengakatakan kepada anda bahwa menyesal di akhir tiada guna? Jika anda pernah mengalaminya, saya mengatakan bahwa orang itu adalah salah. Sebab yang dikatakan menyesal itu memang selalu di akhir. Jika adanya di awal maka itu adalah kesadaran. Namun apakah menyesal itu tiada guna? Menyesal sangat berguna. Tak banyak orang-orang yang bisa menyesal atas kesalahannya. Orang-orang yang tergolong dalam hati keras tersebut menyebut rasa penyesalan adalah tingkah yang tidak kontemporer.

Bagaimana tidak? Rasa penyesalan pun sulit mereka datangkan. Bagaimana dengan transformasi sifat? Perbaikan tidak akan dilakukan tanpa penyesalan atas kesalahan yang terdahulu. Maka, menyesal lah telah melakukan kesalahan. Jangan malu untuk mengakui kesalahan. Karena kesalahan kecil yang ditutup-tutupi akan menimbulkan masalah kecil yang baru. Dan jika masalah-masalah kecil bersatu, maka kita akan menutupinya dengan masalah yang besar. Lalu apa jadinya jika kita menyesal di saat yang salah?

Saudara/i ku sekalian, ingatlah bahwa fitrah manusia adalah untuk mengabdi kepawda Allah st. Ketika kita membuat kesalahan, Segeralah untuk bersimpuh memohon petunjukNya. Jadikan Ia sebagai solusioner atas musibah kita. Konsultan terbaik adalah Tuhan yang Maha Kuasa. Jangan malu bersimpuh dihadapanNya, karena Allah swt pun tak pernah malu menciptakan kita sebagai makhluk yang paling sempurna.

0 comments:

Silakan dikomentari ya. Klik subscribe by email untuk notifikasi balasan. Terimakasih.