Anda dari mana dan mau kemana?

Jika pertanyaan di atas saya lemparkan kepada anda, mungkin akan sangat banyak jawaban yang anda berikan. Namun jika pertanyaannya saya rubah menjadi, Anda hidup dari mana, dan mau kemana? Pasti masih banyak di antara kita yang belum mampu menjawabnya.

Saudara-saudari yang dirahmati Allah, banyak ahli filsafat yang memikirkan jawaban atas pertanyaan ini. Mereka mencari jawaban yang di dasari oleh berbagai macam cara. Ada yang melalui pemikirannya sendiri, dan ada pula yang mendasari pada sifat keTuhanan. Tapi sebenarnya islam sudah menjawab semua pertanyaan di atas.

Allah berfirman dalam suroh Al-mu'minun ayat 14 yang berbunyi,

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Artinya, Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpaldarah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulangbelulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang(berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, PenciptaYang Paling Baik.

Sudah jelas Allah swt mengatakan asal penciptaan kita. Mulai dari Nutfah (pencampuran air mani dan ovum) kemudian menjadi 'alaqoh (segumpal darah), lalu menjadi Mudghoh (segumpal daging). Hingga terbentuklah tulang belulang yang dibungkus dengan daging. Sungguh, Allah swt maha menciptakan sesuatu dengan kekuasaan yang tiada bandingan.

Lalu untuk apa kita hidup di dunia ini? Allah swt pun menjelaskan dalam firmannya suroh Az-zariyat ayat 56 yang berbunyi,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

yang artinya, dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

Ayat tersebut menjelaskan tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah untuk beribadah kepadaNya. Beribadah menurut ajaran yang dibawakan Nabi Muhammad saw. Maka, apalagi yang lebih penting dari beribadah kepada Allah swt?

Kemudian, hendak kemana kah kita? Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan akan kembali kepadaNya. seperti dalam potongan suroh al-baqoroh ayat 156,

إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Ikhwa fillah rohimakumullah, sekarang kita sudah tahu akan jawaban sebenarnya atas pertanyaan di atas. Kita telah mengetahui asal penciptaan manusia serta tujuan hidup kita. Maka dari itu marilah kita senantiasa menginstropeksi diri dan saling mengingatkan antar sesama. Sesungguhnya islam itu indah. Raihlah keindahan tersebut dengan selalu menghadirkan asma Allah di dalam hati kita.

Wallahu 'alam bi showab.

0 comments:

Silakan dikomentari ya. Klik subscribe by email untuk notifikasi balasan. Terimakasih.